Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pedagang Terhadap Penggunaan Styrofoam di Kelurahan 3 Ilir
DOI:
https://doi.org/10.52523/jhast.v2i2.52Kata Kunci:
Styrofoam, Knowledge, AttitudeAbstrak
Latar Belakang Styrofoam merupakan wadah makanan yang terbuat dari plastik yang bahan dasarnya adalah polystyrene, suatu plastik yang sangat ringat, kaku, tembus cahaya dan murah tetapi cepat rapuh. Pengetahuan atau ranah kognitif merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang. Sikap merupakan reaksi atau respon yang masih tertutup dari seseorang terhadap suatu objek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap pedagang terhadap penggunaan styrofoam. Metode penelitian ini menggunakan metode Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh penjual makanan yang berjumlah 131 pedagang dengan menggunakan rumus slovin menjadi 98 pedagang dan memakai teknik pengambilan sampel random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan statistik uji chi-square. Hasil analisis uji chi-square menunjukkan nilai masing-masing variabel antara lain hubungan pengetahuan dengan penggunaan styrofoam diperoleh p-value 0,072, hubungan sikap dengan penggunaan styrofoam diperoleh p-value 0,000. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan variabel sikap pedagang terhadap penggunaan Styrofoam, sedangkan variabel pengetahuan pedagang tidak memiliki hubungan terhadap penggunaan styrofoam.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Rahmi Garmini

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











