KOLERASI JUMLAH LEUKOSIT TERHADAP KADAR CRP PADA PENDERITA PENYAKIT TUBERKULOSIS
DOI:
https://doi.org/10.52523/jhast.v1i1.1Kata Kunci:
Tuberculosis, Leukosit, CRPAbstrak
Pendahuluan: Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang paling sering terjadi dimasyarakat dengan persentase 80% yang disebabkan oleh Basil Tahan Asam (BTA) yakni bakteri Mycobacterium tuberculosis. Leukosit berperan sebagai suatu sistem imunitas atau membunuh kuman dan penyakit yang berada dialiran darah manusia. Selain leukosit ada parameter CRP yang membantu perlawanan inveksi tuberkulosis yaitu dengan pelepasan berbagai sitokin pro-inflamasi dan terjadi invasi bakteri yang selanjutnya menginduksi sel hati untuk mensistesis protein fase akut seperti CRP akan meningkat tajam beberapa saat akan terjadinya inflamasi selama proses inflamasi sistemik berlangsung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kolerasi jumlah leukosit terhadap kadar CRP pada penderita penyakit tuberkulosis. Metode Penelitian: Penelitian ini dilakukan dilaboratorium Hematologi Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang pada bulan Maret- April 2021. Jenis Penelitian ini yaitu penelitian Deskriptif Analitik dengan pendekatan cross sectional. Data dianalisis dengan uji korelasi Spearmen, Hasil: Penelitian ini memiliki nilai rata-rata jumlah leukosit 4,85 Sel/µL, hasil pemeriksaan CRP dengan nilai rata-rata 9,60 mg/L dan uji korelasi Spearman dengan nilai p = 0,113. Kesimpulan: Tidak terdapat korelasi pada jumlah leukosit dan kadar CRP pada penderita penyakit tuberkulosis.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Bastian Darwin, Meyrita Birka Yolanda

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











