HUBUNGAN PENERAPAN PEDOMAN GIZI SEIMBANG DENGAN STATUS GIZI MAHASISWA PROGRAM STUDI S1 GIZI IKEST MUHAMMADIYAH PALEMBANG
DOI:
https://doi.org/10.52523/jhast.v1i2.24Kata Kunci:
Nutritional status, Physical Needs, Cross-sectional Approach and Balanced Nutrition GuidelinesAbstrak
Pendahuluan : Status gizi adalah sebuah kondisi yang ditentukan oleh tingkat kebutuhan fisik terhadap energi dan zat-zat gizi yang didapatkan dari asupan makanan dengan dampak fisik yang dapat diukur. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif analitik, dengan pendekatan potong lintang (Cross Sectional Study) serta pengumpulan data dilakukan secara bersamaan dengan menggunakan kuesioner yang bertujuan untuk mengetahui hubungan pedoman gizi seimbang dengan status gizi. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan sebesar 28,1% mahasiswa memiiki status gizi tidak normal, dan 71,9% mahasiswa memiliki status gizi normal. Terdapat hubungan antara kebiasaan mengonsumsi makanan beragam yaitu asupan energi (p=0,034) dan protein (0,008) dengan status gizi, pola hidup bersih dan sehat dengan status gizi (p=0,029), aktivitas fisik (p=0,01) dengan status gizi, dan pemantauan berat badan normal (p=0,01) dengan status gizi. Diskusi : Apakah terdapat hubungan pedoman gizi seimbang terhadap status gizi mahasiswa gizi.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Siti Soleha siti soleha, Heri Shatriadi, Anjelina

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











