PENURUNAN ANGKA KUMAN PADA PERALATAN MAKAN DENGAN MENGGUNAKAN EKSTRAK BUAH BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI)

Penulis

  • Nurafni Maftukhah IKesT Muhammadiyah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.52523/jhast.v1i2.28

Kata Kunci:

Ekstrak Buah Belimbing Wuluh, Penurunan Angka Kuman, Peralatan Makan

Abstrak

Latar Belakang : Peralatan makan yang digunakan pedagang merupakan salah satu faktor yang memegang peranan penting dalam penularan penyakit, seperti kebersihan warung dan lokasi letak warung, proses pencucian peralatan makan tidak memenuhi syarat kesehatan. Persyaratan peralatan makan tidak boleh terdapat angka kuman yaitu <0 koloni/cm2. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui efektivitas ektrak buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) dalam menurunkan angka kuman pada peralatan makan. Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat eksperimen atau percobaan (experiment research) dengan menggunakan 4 kali pengulangan dan 5 perlakuan yaitu konsentrasi 10,0%, 12,5%, 15,0%, 17,5%, 20,0% yang digunakan untuk proses desinfektan Hasil : Hasil penelitian menunjukkan pengukuran angka kuman pada kontrol sebesar 17.5×103 cfu/ml, pada konsentrasi 10,0% rata-rata penurunan angka kuman 60,9%, pada konsentrasi 12,5% rata-rata penurunan angka kuman 90,8%, pada konsentrasi 15,0% rata-rata penurunan angka kuman 90,9%, pada konsentrasi 17,5% rata-rata penurunan angka kuman 71,7%, pada konsentrasi 20,0% rata-rata penurunan angka kuman 89,8%. Hasil uji statistik didapatkan nilai P-Value = 0,032 berarti pada alpha 0,05 dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh setelah pemberian ektrak buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) terhadap penurunan angka kuman. Simpulan : Ada pengaruh setelah diberi larutan Ekstrak buah belimbing wuluhh (Averrhoa bilimbi) terhadap penurunan angka kuman pada peralatan makan sebelum dan sesudah pada berbagai 5 variasi konsentrasi.

Diterbitkan

2023-09-11

Cara Mengutip

Nurafni Maftukhah. (2023). PENURUNAN ANGKA KUMAN PADA PERALATAN MAKAN DENGAN MENGGUNAKAN EKSTRAK BUAH BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI). Jurnal Kesehatan Terapan Sains Dan Teknologi, 1(2), 79–85. https://doi.org/10.52523/jhast.v1i2.28