Hubungan Konsumsi Makanan Dengan Status Gizi Anak Usia Sekolah SD 3 Muhammadiyah Palembang
DOI:
https://doi.org/10.52523/jhast.v2i2.59Abstrak
Makanan merupakan salah satu jenis makanan yang sangat dikenal dan umum dikonsumsi oleh masyarakat, tidak terkecuali anak sekolah. Data (WHO) status gizi anak di dunia dengan prevalensi kekurusan sekitar 13,9%, obesitas sebanyak >340 juta orang. Riskesdas tahun 2018 anak umur 5-12 tahun berdasarkan indeks IMT/U dengan status gizi kurus sebesar 6,8% dan status gizi obesitas sebesar 9,2%. Riskesdas Provinsi Sumsel tahun 2018 prevalensi status gizi anak umur 5-12 tahun berdasarkan indeks IMT/U dengan status gizi anak kurus sebesar 6.26% dan status gizi obesitas sebesar 9.08%. Sedangkan berdasarkan data Kota Palembang berdasarkan indeks IMT/U untuk anak status gizi kurus sebesar 6.88% dan status gizi obesitas sebesar 11.59%. Untuk mengetahui hubungan konsumsi makanan dengan status gizi anak usia sekolah. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan secara Cross Sectional jumlah responden penelitian adalah 169 siswa. Instrument penelitian yang digunakan berupa kuesioner Form Semi Quantitative- FFQ dengan metode wawancara dan kuesioner yang diambil pada satu waktu. Penelitian di laksanakan berlokasi di SD 3 Muhammadiyah Palembang pada bulan Maret 2024. Variabel yang dianalisis meliputi karakteristik responden (usia, Pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua dan status gizi responden). Data penelitian di lakukan uji statistik yang digunakan adalah uji analisis Korelasi Spearman. Terdapat hubungan konsumsi makanan dengan status gizi anak usia sekolah (p value 0,000 < 0,05). Semakin tinggi frekuensi konsumsi makanan maka resiko obesitas pada anak usia sekolah akan semakin meningkat.
Kata Kunci : Anak Usia Sekolah, Konsumsi Makanan, Status Gizi
Daftar Pustaka : 11 (2020-2023).Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Subhan Muhith

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











