Hubungan Kondisi Sanitasi Lingkungan dengan Keberadaan Jentik Aedes Aegypti diwilayah Kerja Puskesmas Sako Palembang

Penulis

  • Zairinayati IKesT Muhammadiyah Palembang
  • MIfta Oktarisa IKesT Muhammadiyah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.52523/jhast.v1i1.9

Kata Kunci:

Sarana Air Bersih, Pengurasan Bak Mandi, Jentik Aedes Aegypti

Abstrak

Sanitasi lingkungan merupakan upaya pengendalian faktor-faktor lingkungan yang menjadi mata rantai penularan penyakit. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepadatan jentik nyamuk  Aedes Aegypti, untuk mengetahui gambaran sanitasi lingkungan meliputi tempat sampah, tempat penampungan air bersih, dan frekuensi pengurasan bak mandi. Metode Penellitian ini dengan Deskriptif Analitik dan rancangan Cross Sectional dan menggunakan sampel berjumlah 73 responden. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Sako Palembang pada tanggal 28 April-12 Mei 2022. Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa berdasarkan uji statistik dengan uji chi square diperoleh nilai p value (0,000 > 0,05) maka ada hubungan antara tempat sampah dengan keberadaan jentik Aedes Aegypti. P value (0,014 > 0,05) maka ada hubungan antara tempat penampungan air bersih dengan keberadaan jentik Aedes Aegypti. P value (0,000 > 0,05) maka ada hubungan antara pengurasan bak mandi dengan keberadaan jentik Aedes Aegypti. Disarankan bagi masyarakat diharapkan lebih memperhatikan membersikan tempat penampungan air, memperbaiki sistem pembuangan dan pengelolaan sampah, dan memperhatikan kondisi lingkungan rumah agar senantiasa rapi dan bersih.

Diterbitkan

2023-01-31

Cara Mengutip

Zairinayati, & MIfta Oktarisa. (2023). Hubungan Kondisi Sanitasi Lingkungan dengan Keberadaan Jentik Aedes Aegypti diwilayah Kerja Puskesmas Sako Palembang. Jurnal Kesehatan Terapan Sains Dan Teknologi, 1(1), 41–49. https://doi.org/10.52523/jhast.v1i1.9